CINTA

Jumat, 11 Februari 2011

MENCARI PASANGAN

Ini kisah bertemunya dua orang sehabat yang sudah puluhan tahun berpisah. Mereka amat merindukan antara satu sama lain, berbincang, bersenda gurau sambil minum kopi di sebuah cafe.Awalnya topik yang dibicarakan adalah soal2 nostalgia zaman sekolah dulu, namun pada akhirnya menyangkut kehidupan mereka sekarang ini.

"Mengapa sampai sekarang kamu belum menikah?" ujar seorang kepada temannya yang sampai sekarang masih membujang.

"Sejujurnya sampai sekarang ini saya masih


terus mencari wanita yang sempurna. Itulah
sebabnya saya masih membujang. Dulu waktu saya di Utara, saya berjumpa dengan wanita yang cantik yang amat bijaksana. Saya fikir inilah wanita ideal untuk saya dan sesuai menjadi isteri saya.Namun belakangan setelah itu pada masa berpacaran baru aku tahu dia sebenarnya amat sombong. Hubungan kami putus sampai disitu."

"Di Ipoh saya ketemu seorang perempuan yang cantik jelita ,ramah dan dermawan. Pada perjumpaan pertama aku begitu takjub dan menyenangkan. Hatiku berdesir kencang, inilah wanita idealku. Namun setelah itu baru saya tahu, ia banyak tingkahlaku yg tak baik dan tidak bertanggung jawab."

"Dan ketika aku di JB, aku bertemu wanita yang manis, baik, periang dan pintar. Dia sangat menyenangkan bila diajak berbicara, selalu menyambung perbincangan kami dan penuh humor. Tapi terakhir aku ketahui kalau dia dari keluarga yang berantakan yakni berpecahbelah dan selalu menuntut sesuatu yang kita tidak mampu memenuhinya. Akhirnya
kami berpisah."

"Saya terus mencari, namun selalu mendapatkan kekurangan dan kelemahan pada wanita yang saya temui. Sampai pada suatu hari, saya bertemu dengan wanita ideal yang saya dambakan selama ini. Ia begitu cantik, pintar, baik hati, dermawan dan penuh humor. Dia juga sangat perhatian dan sayang kepada orang lain. Saya fikir inilah pendamping
hidup saya yang dikirim oleh Tuhan untuk saya".

"Lantas", sergah temannya yang dari tadi tekun mendengarkan "Apa yang terjadi? Mengapa kamu tidak terus meminangnya?".

Yang ditanya diam sejenak dan akhirnya dengan suara perlahan si bujang itu menjawab,

"Baru sekarang aku mengetahui bahawa ia juga sedang mencari lelaki yang sempurna".

Kesimpulan : Sudah diketahui maksud daripada cerita itu ? Nobody's perfect. Jadi jangan menyia-nyiakan apa yang sudah ada di hadapan kita ,belum tentu nanti kita mendapatkan yang lebih baik dari yang kita ada sekarang. Kalau kita mau mencari yang sempurna, check dulu diri kita sendiri, apakah sudah sempurna di hadapan orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar